
Orang tua mungkin khawatir jika buah hatinya sebentar lagi akan menghadapi ujian, terutama untuk para orang tua yang mengetahui kalau kemampuan anak mereka terbatas. Beruntung jika Moms memiliki anak yang berprestasi dalam bidang akademik, meski begitu Moms harus tetap membantunya dalam menghadapi ujian. Nah berikut ini adalah 5 cara tepat untuk bantu Si Kecil menghadapi ujian:
Menuliskan Kembali Rumus di Kertas Soal
Dalam menghadapi ujian khususnya matematika, menghafal rumus merupakan hal yang wajib dikuasai oleh Si Kecil. Namun bagaimana jika Si Kecil tidak bisa menghafal rumus-rumus tersebut? Cara terbaik untuk dilakukan adalah dengan memintanya untuk menuliskan kembali rumus-rumus yang tersimpan dikepalanya pada kertas soal. Dengan begitu, Si Kecil dapat terselamatkan jika dia tiba-tiba blank di tengah ujian.
Melatih Si Kecil untuk Mengerjakan Soal yang Lebih Mudah Terlebih Dahulu
Cobalah untuk melatih Si Kecil dalam “memindai” seluruh soal dan mengamati dengan cepat. Ajarkan padanya kalau dalam mengerjakan soal, sebaiknya kerjakan terlebih dahulu yang dianggap mudah, jadi tak perlu mengerjakan soal secara urut. Cara seperti ini terbukti efektif untuk menghemat waktu dalam ujian.
Trik Menjawab Soal Pilihan Ganda
Mengerjakan soal pilihan ganda memang gampang-gampang sulit, namun jika terlalu lama terpaku pada soal yang itu-itu saja, maka dapat membuang-buang waktu. Ajarkan padanya untuk mengabaikan 2 pilihan jawaban yang sudah jelas salah. Selanjutnya ia tinggal fokus pada pilihan lainnya, dan meningkatkan kemungkinan untuk “Benar” walaupun kemungkinannya 50:50
Beri Motivasi
Setelah selesai melaksanakan ujian, namun Si Kecil merasa tidak bisa mengerjakan. Berilah motivasi agar ia belajar lebih giat lagi. Cari tahu di bagian soal yang mana yang tidak bisa ia kerjakan dan berikan penjelasan ulang sampai si kecil mengerti. Jangan pernah memarahinya ketika Si Kecil sedang depresi karena ujiannya, karena hanya dapat membuatnya semakin merasa tertekan.
Biarkan Ia Bermain Setelah Ujian Selesai
Setelah ujian selesai, biasanya Si Kecil akan mengalami stress. Moms jangan memaksakannya untuk belajar lagi, sebaiknya biarkan ia bermain sampai puas. Anggap saja ini sebagai hadiah atas keberhasilannya menjalani tugas besar.
Nah itu dia 5 cara membantu Si Kecil dalam menghadapi ujian, jangan sampai ia mengalami depressi setiap menghadapi ujian. Lakukan langkah-langkah yang tepat seperti di atas supaya Si Kecil tidak memandang ujian menjadi momok yang menyeramkan.
Selamat mencoba ^^
Mempelajari bahasa asing selain bahasa yang kita gunakan sehari-hari itu perlu lho Moms. Contohnya adalah Bahasa Inggris. Bahasa Inggris merupakan sebuah bahasa umum yang telah digunakan hampir di seluruh belahan dunia, baik dari kalangan anak-anak hingga dewasa.
Moms, mempersiapkan Si Kecil untuk bisa menguasai Bahasa Inggris sejak dini sangatlah penting. Namun, mengajari Si Kecil berbahasa Inggris bukanlah hal yang mudah, diperlukan beberapa cara agar dia semakin mengenal bahasa asing ini. Nah, berikut ini adalah cara yang bisa Moms terapkan
Menggunakan Lagu Berbahasa Inggris
Cara pertama yang bisa Moms lakukan adalah dengan cara yang menyenangkan, misalnya bernyanyi menggunakan lagu dengan lirik Bahasa Inggris. Ajaklah Si Kecil menyanyikan lagu-lagu yang easy listening seperti “Twinkle-Twinkle Little Star” atau “Are You Sleeping”
Menggunakan Cerita Berbahasa Inggris
Kedua, buatlah Si Kecil mulai mengerti arti dari sepenggal kalimat berbahasa Inggris. Caranya, Moms bisa membacakan buku cerita berbahasa Inggris, seperti kisah Cinderella atau Putri Salju. Si Kecil mungkin akan penasaran dan bertanya arti dari kalimat tersebut. Cara ini terbilang cukup menyenangkan bagi Si Kecil, karena biasanya anak-anak sangat menyukai sebuah kisah fantasi.
Membuat Sebuah Rutinitas
Cara ini terbilang paling efektif namun cukup sulit untuk dilakukan, namun bisa mendapatkan hasil yang lebih cepat dan maksimal. Misalnya, memberlakukan waktu khusus untuk keluarga dengan hanya boleh berbicara dalam Bahasa Inggris. Cara ini memang sangat sulit untuk dilakukan, namun jika sudah terbiasa, Si Kecil pun akan lebih cepat memahami Bahasa Inggris.
Bermain Game Yang Menggunakan Bahasa Inggris
Sudah menjadi sifat alami bagi anak-anak ketika mereka sedang bermain, mereka menyerap pula pengetahuan yang didapatkannya dari permainan tersebut. Anak-anak cenderung menikmati bermain game sambil belajar. Sekarang ini ada banyak sekali game yang membantu mencerdaskan anak, misalnya game menyusun kata. Ini akan membuat Si Kecil memahami kata-kata dasar dalam Bahasa Inggris beserta artinya, seperti:
Cow = sapi
Gift = hadiah
Sleep = tidur
Nah, Moms sudah paham kan pentingnya Si Kecil belajar Bahasa Inggris sejak dini? Apabila umurnya sudah mencukupi, tidak ada salahnya untuk memasukannya kedalam bimbingan belajar Bahasa Inggris atau khusus Bahasa Inggris. Semoga Si Kecil makin pintar ya, Moms! ^^

Halo Moms, bagaimana kabar Si Kecil? semoga selalu sehat yah dan semoga Si Kecil tetap menjadi anak yang sehat, aktif dan kreatif ^^
Berbicara seputar kreatif, pastinya Moms ingin Si Kecil memiliki tingkat kreativitas yang tinggi dong, di mana ia mampu melakukan berbagai hal dengan gaya-nya sendiri. Anak yang kreatif memiliki kemungkinan berprestasi yang tinggi dalam bidang akademik maupun kegiatan yang diikutinya. Kalau punya anak yang seperti ini sih, orang tua mana yang nggak bangga?
Percaya nggak Moms? Salah satu cara untuk meningkatkan kreativitas Si Kecil adalah dengan membacakannya dongeng sebelum tidur. Hal ini memang terkesan remeh, namun ternyata dapat meningkatkan kreativitasnya lho Moms.
Menurut studi yang telah dilakukan oleh beberapa pakar, dongeng dapat meningkatkan kinerja otak dengan cara mengoptimalkan imajinasi dan kreativitas anak. Hal ini terbukti dari survey yang telah mereka lakukan, bahwa anak yang mendengarkan cerita dongeng sebelum tidur cenderung lebih kreatif dibanding anak yang tidak mendengarkan dongeng.
Budaya membacakan dongeng untuk anak memang sudah dilakukan sejak zaman dahulu. Namun, seiring berjalannya waktu, budaya ini mulai terkikis oleh zaman. Miris memang, kini anak-anak lebih memilih untuk mengutak-atik smartphone atau gadget lainnya daripada mendengarkan dongeng sebelum tidur.
Para pakar di dunia menyebutkan, matinya imajinasi anak-anak merupakan dampak dari perkembangan teknologi seperti internet dan media sosial. Nah, untuk menghidupkan kembali imajinasi Si Kecil, Moms harus membacakan dongeng untuknya, terutama di waktu sebelum ia terlelap. Selain itu, mendongeng juga dapat meningkatkan ikatan emosional antara ibu dan anak. Maka dari itu, lakukanlah hal-hal bermanfaat seperti mendongeng yah Moms! Percaya deh, Si Kecil pasti akan tertarik untuk mendengarkan. Agar imajinasinya lebih bermain, Moms bisa membelikan buku-buku cerita lengkap dengan tampilan visualisasi yang menarik. Karena sekarang cukup mudah mendapatkan buku-buku cerita dengan gambar yang bagus, bahkan menggunakan teknik menggambar 3D.
So, tunggu apa lagi Moms? Ayo mulai kebiasaan baik seperti ini! ^^

Apakah Si Kecil pemalu? Biasanya, alasan anak menjadi seorang pemalu adalah karena dia merasa kurang spesial, tak punya kelebihan, dan tidak bisa melakukan apapun, sehingga ia akan lebih memilih untuk berdiam diri saat berada di hadapan orang banyak.
Faktor yang paling diperlukan untuk membuatnya semakin percaya diri adalah dengan terus memberinya dukungan. Namun, Moms akan menemukan sedikit kesulitan untuk minta Si Kecil melakukan hal-hal yang dapat mengungkapkan talentanya. Anak yang pemalu, tak akan begitu saja mau berani tampil di depan orang banyak. Nah berikut ini adalah beberapa cara untuk bantu anak yang pemalu.
1. Biarkan ia melakukan apa yang paling disukainya
Setiap anak pasti mempunyai salah satu kegiatan yang paling disukainya, entah itu menari, bermusik, seni melukis/menggambar, dan lainnya. Tanyalah padanya, apa yang paling disukainya? Setelah mendapatkan jawabannya, Moms dapat dengan mudah membantunya untuk mengembangkan bakatnya tersebut.
2. Berikan pujian
Saat Si Kecil melakukan sesuatu yang berhubungan dengan bakatnya, berikanlah pujian-pujian kecil untuknya. Hal ini akan meningkatkan rasa percaya dirinya tersebut sehinggga ia tak akan lagi menghindari orang lain saat sedang asyik bereksplorasi tentang suatu hal yang berhubungan dengan talentanya.
3. Jangan memaksa
Jika Si Kecil masih malu untuk menghadiri kegiatan eksplor bakat yang bersifat grup, Moms dapat menemaninya melakukan aktivitasnya sendiri di rumah. Jangan pernah memaksanya untuk mengikuti suatu kegiatan yang langsung membuatnya tampil di depan umum. Biarkan ia yang memutuskan sendiri untuk maju menampilkan bakatnya di depan umum atau tidak.
Selain cara di atas, Moms juga bisa mengajaknya untuk melakukan aktivitas lain yang membuatnya dapat berinteraksi dengan anak lain. Dengan begitu ia dapat bersosialisasi dengan anak-anak seusianya.

Mungkin selama ini Moms sering dibingungkan dengan statement “Anak-anak wajib tidur siang” karena hal ini sudah menjadi kebiasaan yang sudah dilakukan secara turun-temurun, tanpa mengetahui apa manfaat utamanya, sehingga banyak orangtua yang membiarkan anaknya bermain pada siang hari ketimbang tidur.
Sejumlah penelitian telah membuahkan hasil seputar tidur siang bagi anak-anak, dan ternyata tidur siang bagi anak-anak memang penting!
Nah berikut ini adalah manfaatnya.
Merangsang Pertumbuhan Tubuh
Menurut penelitian Medical School Harvard University, anak yang rutin tidur siang memiliki pertumbuhan tubuh yang lebih optimal dibandingkan dengan anak yang enggan tidur siang. Istirahat pada siang hari dapat membuat hormon pertumbuhan (h-gh) yang diproduksi oleh otak menjadi lebih aktif mengalir dalam darah anak.
Tingkatkan Kemampuan Memproses Informasi
Selanjutnya menurut penelitian dari University of Arizona. Hasil penelitian tersebut menyatakan bahwa, anak yang sudah berada di atas 1 tahun dapat meningkatkan kemampuan memproses informasi dan mengaplikasikan pengetahuannya. Selain itu, anak yang rutin tidur siang tidak mudah merasa kelelahan sehingga mampu menerima dan memproses informasi yang diterimanya secara optimal.
Lebih Bahagia
Anak yang enggan untuk tidur siang ternyata lebih rentan mengalami stres dibandingkan dengan anak yang rutin tidur siang. Oleh karena itu, tidak tidur siang hari dapat membuat kesehatan mentalnya terganggu. Anak yang tidak tidur cenderung rewel, lebih lemas dan kurang tertarik terhadap hal-hal baru disekelilingnya. Sedangkan anak yang rutin tidur siang, cenderung lebih ekspressif terhadap suatu hal yang membuatnya merasa jauh lebih bahagia.
Tubuh Beristirahat
Sepulang sekolah, anak biasanya akan kelelahan. Namun ia akan berada pada 2 pilihan yang sulit, yaitu bermain keluar rumah atau beristirahat untuk tidur siang. Moms harus selalu membujuknya untuk tidur siang selama beberapa jam, biarkan tubuhnya beristirahat dari aktivitas yang telah dilakukannya di sekolah. Dengan begitu, tubuhnya-pun akan menjadi lebih segar ketika sore hari dan bisa kembali aktif bergerak.
Beberapa manfaat di atas tentu saja penting untuk Si Kecil, yuk moms istirahatkan sejenak tubuh Si Kecil pada siang hari, supaya ia tumbuh menjadi anak yang sehat dan aktif dalam berbagai kegiatannya.
Semoga informasinya bermanfaat Moms

Menari adalah salah satu kegiatan positif yang mungkin menjadi hobi bagi Si Kecil? Anak yang pandai menari biasanya cenderung aktif dalam bergerak, terutama ketika lantunan musik terdengar. Si Kecil tidak akan ragu untuk menggerakan tubuhnya, menari dan berlenggak-lenggok layaknya seorang penari professional.
Sebagai seorang ibu, Moms pasti senang dong dengan anak yang aktif seperti ini? Apalagi menari dapat membuatnya terlihat begitu menggemaskan. Wah, bisa jadi Si Kecil memiliki talenta dalam menari yang bisa dikembangkan. Tidak seperti dulu, dimana tarian selalu didominasi oleh perempuan, sekarang ini, anak laki-laki pun bisa mengekspresikan diri melalui tarian. Untuk jenis tariannya sendiri, ada berbagai macam jenis, mulai dari ballet, jazz, hip hop, salsa, modern dance hingga tari tradisional. Nah, Si Kecil paling pandai menari yang mana?
Demi mendukung kreativitasnya dalam seni menggerakan tubuh ini, ada dua hal yang bisa Moms lakukan untuk mendukung bakatnya.
Yuk simak tips berikut ini.
1. Mengikuti Sanggar Tari
Yuk dukung bakat Si Kecil dengan mendaftarkannya langsung ke sanggar tari. Di tempat ini Si Kecil akan langsung dididik, dibina, dan diajari teknik-teknik dalam menari yang tentunya sangat berguna untuk mengembangkan bakatnya tersebut. Pilihlah sanggar yang sesuai dengan jenis tarian yang disukai oleh Si Kecil, dengan begitu ia akan lebih menikmati kegiatan-kegiatannya di dalam sanggar tersebut.
2. Ikut sertakan Si Kecil dalam lomba atau ajang pencarian bakat
Bukan hanya untuk menampilkan bakat semata, ajang pencarian bakat atau perlombaan juga memiliki manfaat lain untuk Si Kecil, yaitu melatih rasa percaya diri dan meningkatkan kemampuan bersosialisasi. So, jangan pernah ragu ya Moms untuk mendaftarkan Si Kecil dalam perlombaan maupun ajang pencarian bakat.
Menari bukan hanya sekadar menggerakan tubuh saja, menari juga dapat membuat anak menjadi lebih sehat. Mereka dapat membakar kalori saat mereka melakukan berbagai gerakan, sangat bagus untuk anak yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan.
Menari adalah salah satu usaha untuk membantu tubuh Si Kecil agar tetap fit dan juga melatih keseimbangannya menjadi lebih baik. Menari bagi mereka bukan suatu latihan yang berat melainkan sesuatu yang menyenangkan.
So? Keep support your Prince & Princess, Moms!

Peran penting orang tua dalam membantu perkembangan bakat dan kecerdasan Si Kecil sangatlah diperlukan. Terutama saat di rumah, karena kerjasama dan hubungan antara Si Kecil dengan orang tua dapat melatih perkembangan bakat dan kecerdasannya dengan lebih efisien. Di sekolah pun, harus ada koordinasi antara orang tua dengan pihak sekolah agar Si Kecil tidak terbatas kreativitasnya dalam meningkatkan kemampuan serta kecerdasannya.
Setiap anak memiliki bakat khusus yang harus lebih diperhatikan, karena hal ini dapat berguna dalam kehidupan mereka untuk menjadi lebih baik. Sebagai orang tua, kita pasti ingin memberikan yang terbaik yah untuk buah hati? Nah berikut ini adalah cara mengembangkan bakat dan kecerdasan Si Kecil yang bisa Moms lakukan.
Berikan dukungan
Jangankan anak kecil, orang dewasa pun kalau dilarang melakukan sesuatu yang sangat disukai pastinya akan jengkel bukan? Oleh karena itu, Moms harus selalu mendukungnya melakukan aktivitas apapun yang sangat disukainya. Jangan pernah melarangnya apabila aktivitas tersebut positif dan berperan penting dalam meningkatkan bakat dan kecerdasannya. Biarkan dia berkreasi dalam kegiatan yang dia sukai.
Memberikannya kursus tertentu
Misalkan, Si Kecil berbakat di bidang musik, tidak ada salahnya untuk mendaftarkannya ke tempat kursus musik, dengan begitu bakatnya pun akan lebih terasah. Saat ini, guru musik pun bisa mengajar secara private, jadi Moms tidak perlu khawatir kegiatan ini akan mengganggu waktu belajarnya.
Bukan hanya bermusik, masih banyak kursus lainnya yang sesuai dengan minat dan bakat si kecil, seperti kursus melukis, kursus bahasa inggris, dan kursus renang. Pilihlah aktivitas kursus yang disukainya, dengan begitu Si Kecil pun merasakan kalau aktivitas kursus sangat menyenangankan baginya.
Bawa Si Kecil ke tempat dimana mereka bisa belajar
Sudah menjadi sifat alamiah bagi anak-anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, ia tidak akan segan-segan bertanya terhadap hal-hal baru yang ditemuinya. Nah, Moms bisa memanfaatkan rasa ingin tahu Si Kecil ini dengan mengajaknya mengunjungi tempat-tempat yang kaya ilmu pengetahuan seperti perpustakaan, toko buku dan museum.
Buat suasana belajar yang menyenangkan
Ciptakan suasana belajar yang menyenangkan dengan cara mengatur ruang belajar semenarik mungkin. Buatlah susasana yang tenang agar Si Kecil dapat menyelesaikan pekerjaan rumah mereka tanpa gangguan.
Nah itu dia cara mengembangkan bakat dan kecerdasan anak yang perlu para orang tua ketahui. Dukungan dan motivasi dari orang tua adalah faktor yang paling penting dalam keberhasilan membentuk pribadi anak yang luar biasa. So, jangan pernah lupa untuk memotivasi hingga memuji keberhasilan Si Kecil ya Moms!
