
Setiap Ibu pasti mau selalu memberikan yang terbaik untuk Si Kecil dalam segala hal termasuk kebutuhan personal care ya kan Moms. Sama seperti DOREMI yang selalu menghadirkan produk pilihan untuk memenuhi kebutuhan Si Kecil, kini DOREMI menghadirkan rangkaian produk baru berkolaborasi dengan BoBoiBoy.
DOREMI | BoBoiBoy adalah rangkaian produk perawatan untuk Si Kecil yang dibuat dari bahan berkualitas dalam tampilan karakter BoBoiBoy yang menarik dan dapat dipakai setiap hari.
Tersedia dalam pilihan produk Cologne dan 3in1 Antibacterial Care, DOREMI | BoBoiBoy akan menjadi teman baru Si Kecil, bikin hari-hari makin seru dan membuat bersemangat bereksplorasi.
Ada 2 pilihan wangi dari rangkaian DOREMI | BoBoiBoy yang bisa Moms dan Si Kecil pilih:


DOREMI | BoBoiBoy Cologne dengan wangi menyegarkan, membuat Si Kecil merasa FUN dan aktif bersemangat sepanjang hari. Dengan formula kadar alkohol yang rendah, serta tambahan Moisturizer membuat kulit tetap terasa lembut.
DOREMI | BoBoiBoy 3in1 Antibacterial Care adalah kombinasi Shampoo – Conditioner – Body Wash dalam 1 botol, praktis membersihkan seluruh tubuh, rambut hingga wajah dan melindungi kulit Si Kecil dari kuman. Formulanya ringan, wangi menyegarkan serta tambahan Protein Susu akan menjaga kulit tetap terasa lembut & lembab.
Nah, tunggu apalagi Moms? Bikin Si Kecil bersemangat bereksplorasi dengan DOREMI | BoBoiBoy! Coba dan dapatkan sekarang di Toko, Supermarket dan Wipro Unza Store Lazada, Tokopedia, Shopee sekarang ya!
Tahun-tahun pertama kehidupan anak rupanya sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang dan karakternya di masa depan. Itulah sebabnya Moms harus memberikan nutrisi, stimulasi, dan bimbingan terbaik agar Si Kecil tumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas, dan ceria. Salah satu hal penting yang tak boleh luput dari perhatian Moms adalah memperkenalkan konsep mengalah dan berbesar hati kepada Si Kecil.
Anak-anak usia dua tahun ke atas mulai memasuki fase perkembangan emosi dan pembentukan karakter. Tahapan tersebut merupakan momen paling tepat untuk mengajarkan berbagai kebiasaan baik, termasuk mengalah dan berbesar hati. Sehingga buah hati Moms tidak tumbuh menjadi pribadi yang egois dan mau menang sendiri. Beberapa manfaat konsep mengalah dan berbesar hati bagi diri anak adalah sebagai berikut:
Konsep mengalah dan berbesar hati dapat diajarkan kepada anak melalui beberapa cara sederhana berikut ini:
Menjadi Contoh yang Baik Bagi Anak
Hal pertama yang patut Moms lakukan saat ingin mengajarkan konsep mengalah dan berbesar hati kepada anak adalah menjadi contoh yang baik. Tunjukkan bahwa Moms bisa melakukannya dengan cara yang tepat, misalnya menghindari pertengkaran dengan anggota keluarga atau tetangga. Contoh sederhana ini akan membuat buah hati Moms paham bahwa mengalah demi kebaikan pada konteks yang tepat adalah perbuatan terpuji.
Menggunakan Mainan dengan Adik Kakak Secara Bergantian
Salah satu cara paling mudah mengajarkan konsep mengalah dan berbesar hati kepada Si Kecil adalah mengajaknya berbagi mainan dengan adik kakak. Jangan sampai Moms membiarkan Si Kecil berebut mainan dengan adik kakaknya. Moms bisa menentukan batasan waktu untuk menggunakan mainan tertentu secara bergantian. Cara sederhana ini akan membuat Si Kecil belajar mengalah dan memahami pentingnya kedisiplinan.
Selain berbagi mainan, Moms juga dapat menerapkan teknik berbagi produk perawatan tubuh untuk Si Kecil serta adik kakaknya. Jadi, Moms hanya perlu menyiapkan satu jenis produk DOREMI saja di rumah, misalnya satu set produk DOREMI Thomas & Friends No. 1 Engine yang terdiri dari body wash, shampoo & conditioner, serta mist cologne. Si Kecil bisa menggunakan produk DOREMI tersebut secara sharing dengan adik kakak sehingga tidak rebutan. Rangkaian produk DOREMI yang berkualitas akan membantu menjaga kesehatan buah hati Moms setiap saat.
Menyemangati Si Kecil saat Kalah Lomba
Menang kalah dalam lomba itu biasa. Sayangnya, anak-anak yang belum mengenal konsep mengalah dan berbesar hati rentan mengalami tantrum saat kalah lomba. Oleh karena itu, Moms harus tetap menyemangati Si Kecil saat kalah lomba, Katakan bahwa Si Kecil sudah menjadi pribadi yang hebat tetapi harus gigih belajar lagi agar bisa menang ketika mengikuti lomba-lomba selanjutnya.
Menghindari Pertengkaran dengan Orang yang Lebih Tua
Cara selanjutnya yang dapat digunakan untuk mengajarkan konsep mengalah dan berbesar hati adalah menghindari pertengkaran dengan orang yang lebih tua. Moms tak boleh mengizinkan Si Kecil bertindak tidak sopan kepada orang yang lebih tua. Namun, bukan berarti Si Kecil tak boleh mempertahankan hal-hal yang sifatnya benar. Argumentasi dengan orang lebih tua bisa dilakukan dengan cara yang sopan. Sehingga buah hati Moms tak cuma memahami konsep mengalah melainkan juga mampu menyampaikan pendapat secara sopan dan logis.
Mengalah bukan berarti kalah, melainkan suatu sifat terpuji yang patut ditunjukkan pada saat yang tepat. Mari membentuk Si Kecil menjadi pribadi yang berjiwa besar dan berkarakter baik dari sekarang.

Kembali ke sekolah setelah melewati pandemi Covid-19 selama kurang lebih dua tahun menjadi momen menyenangkan bagi anak-anak. Buah hati Moms pasti senang sekali ya bisa bertemu lagi dengan kawan-kawan dan gurunya di sekolah. Namun, jangan sampai momen sekolah tatap muka membuat Moms dan Si Kecil lengah sehingga Si Kecil rentan terkena tertular Covid-19, ya. Moms harus ekstra cermat membantu persiapan Si Kecil ketika sekolah tatap muka.
Beberapa persiapan penting yang harus dilakukan saat Si Kecil akan menjalani aktivitas sekolah tatap muka adalah sebagai berikut:
Memastikan Bahwa Si Kecil Benar-Benar Sehat
Persiapan pertama yang patut Moms lakukan untuk Si Kecil adalah memastikan bahwa kondisinya benar-benar sehat. Gangguan kesehatan sekecil apapun rentan menurunkan daya tahan tubuh anak sehingga risiko terjangkit penyakit menular semakin besar. Oleh sebab itu, tak ada salahnya jika Moms mengajak Si Kecil melakukan tes PCR mandiri sebagai langkah preventif. Pastikan bahwa fisiknya dalam keadaan sehat dan siap belajar di sekolah.
Menjaga Daya Tahan Tubuh Anak Secara Telaten
Kondisi Si Kecil yang sehat tak boleh membuat Moms lengah menjaga daya tahan tubuhnya. Jadi, alangkah lebih baik jika Moms melakukan beberapa hal berikut ini untuk menjaga daya tahan tubuh Si Kecil:
· Menyiapkan asupan makanan dengan gizi seimbang setiap hari.
· Memastikan bahwa Si Kecil memiliki waktu tidur yang cukup setiap hari (minimal 8 jam).
· Memberikan suplemen tambahan untuk Si Kecil (bila perlu).
· Mengajak Si Kecil melakukan aktivitas fisik secara teratur agar senantiasa bugar dan bersemangat.
Memberikan Pemahaman tentang Bahaya Covid-19
Kalau kondisi fisik buah hati Moms sudah dipastikan benar-benar sehat, maka persiapan berikutnya yang harus dilakukan adalah memberikan pemahaman tentang bahaya Covid-19. Usahakan untuk memberikan penjelasan kepada Si Kecil dengan bahasa sederhana tanpa kesan menakut-nakuti. Ingatkan buah hati Moms untuk senantiasa melakukan kebiasaan baik selama sekolah, antara lain mencuci tangan secara teratur, tidak menyentuh wajah saat beraktivitas, menjaga jarak dengan orang lain, dan tidak melepas masker selama berkegiatan di luar rumah. Ingatkan Si Kecil tentang hal tersebut secara terus-menerus agar tidak lalai menjaga kesehatan.
Menyiapkan Berbagai Perlengkapan Penting untuk Si Kecil
Beberapa perlengkapan penting yang wajib dibawa Si Kecil saat sekolah tatap muka untuk meminimalkan risiko penularan Covid-19 adalah sebagai berikut:
· Masker utama dan masker cadangan yang sesuai standar WHO. Pastikan bahwa Moms menyiapkan masker khusus anak agar ukurannya tidak terlalu longgar dan nyaman dipakai selama berjam-jam.
· Hand sanitiizer dengan kandungan alkohol minimal 70%.
· Tisu kering dan tisu basah yang mengandung antiseptik.
· Bekal makanan dan minuman pribadi.
· Alat tulis lengkap agar Si Kecil tidak perlu meminjam alat tulis milik temannya.
Mengingatkan Anak untuk Membatasi Aktivitas di Luar Jam Sekolah
Sekolah tatap muka adalah rutinitas terbaik untuk meningkatkan kemampuan sosialisasi dan komunikasi anak. Kendati demikian, Moms harus tetap mengingatkan Si Kecil untuk membatasi aktivitas di luar jam sekolah, misalnya bermain atau belajar kelompok di rumah teman. Ajaklah Si Kecil untuk langsung pulang ke rumah dan membersihkan diri usai sekolah supaya kesehatannya tetap terjaga.
Agar Si Kecil semangat mandi sepulang sekolah, Moms bisa menyiapkan produk antiseptic bodywash, shampoo & conditioner, serta mist cologne DOREMI untuk Si Kecil. DOREMI menyediakan seri rangkaian produk yang dapat merawat serta memberikan perlindungan dalam tampilan yang menarik, yaitu Pretty Daisy, Happy Teddy, Lovely Jinny, Cuttie Annie, Smiley Bobby, Thomas & Friends, Nussa dan Shimmer&Shine. Produk-produk berkualitas persembahan DOREMI akan menjaga kebersihan tubuh Si Kecil dan membuatnya makin bersemangat membersihkan tubuh. Dengan mempersiapkan diri sebaik mungkin, Si Kecil pasti semangat saat bersekolah dan Moms akan merasa tenang .

Semua ibu rumah tangga pasti sibuk saat menyelesaikan rutinitas di rumah, termasuk Moms. Maklum deh, tugas Moms bukan hanya merawat Si Kecil melainkan juga merapikan seisi rumah. Rasanya tentu agak kewalahan merapikan rumah bila mainan buah hati berantakan setiap saat, ya.
Jangan kesal dulu bila mainan Si Kecil berantakan di rumah setiap hari, Moms. Itu tandanya sudah saatnya mengajak buah hati Moms belajar membereskan mainan. Pada tahap awal, mengajarkan Si Kecil membereskan mainannya sendiri memang tak mudah. Namun, Moms bisa mencoba beberapa trik ampuh ini agar Si Kecil lekas terbiasa dengan aktivitas tersebut:
Menyiapkan Kotak Khusus untuk Mainan
Hal pertama yang mesti Moms siapkan bila ingin anak belajar membereskan mainannya sendiri adalah kotak khusus. Sediakan kotak khusus untuk menyimpan mainan supaya Si Kecil lebih mudah membereskannya. Moms bisa menyiapkan tempat berupa container box warna-warni yang menarik perhatian si buah hati. Kalau Si Kecil sudah mahir membereskan mainannya sendiri, Moms bisa menyiapkan beberapa kotak khusus untuk mengelompokkan mainan berdasarkan jenisnya. Cara sederhana ini tentu akan membuat rumah senantiasa rapi karena tak ada lagi mainan yang berceceran.
Menentukan Batas Area Bermain yang Jelas
Proses merapikan mainan tidak akan terasa sulit kalau mainan tersebut tidak berceceran di seluruh ruangan rumah. Oleh sebab itu, Moms harus menentukan batas area bermain yang jelas, misalnya ajarkan anak bahwa mainannya tidak boleh dibawa ke dapur dan teras. Sehingga Si Kecil pun tak kerepotan atau membutuhkan banyak waktu saat harus membereskannya.
Menciptakan Rutinitas Beres-Beres di Sore Hari
Buah hati Moms pasti mudah bosan jika harus selalu membereskan mainan beberapa kali dalam sehari. Untuk mencegah hal tersebut, sebaiknya Moms menciptakan rutinitas beres-beres di sore hari. Saat Si Kecil sudah tak ingin bermain lagi, Moms bisa mengajaknya membereskan mainan sebelum mandi. Rutinitas ini akan membuat buah hati Moms jadi terbiasa dan tidak merasa keberatan membereskan mainannya sendiri.
Membuat Kegiatan Beres-Beres Terasa Menyenangkan
Wajar saja kalau sesekali Si Kecil merasa bosan atau tidak mau membereskan mainannya. Moms harus cekatan mengatasi masalah tersebut dengan melakukan sesuatu yang menyenangkan. Usahakan agar kegiatan beres-beres tidak membebani Si Kecil. Moms bisa mengajak Si Kecil menyanyikan lagu khusus yang berkaitan dengan aktivitas merapikan rumah. Di samping itu, Moms juga dapat membuat permainan sederhana dengan menyetel alarm selama 10 menit. Ajaklah Si Kecil untuk membereskan mainan secara cepat sebelum alarm berbunyi. Kegiatan simpel nan seru tersebut pasti bikin Si Kecil mau membereskan mainan secara sukarela.
Memberikan Apresiasi kepada Si Kecil
Buah hati Moms pasti merasa senang bila diberi apresiasi usai membereskan mainan. Jadi, jangan lupa memberikan pujian yang manis sambil mengecup pipinya ya, Moms. Sesekali, Moms juga bisa memberikan reward berupa mainan baru kalau Si Kecil tak pernah protes saat membereskan mainan.
Moms tak harus mengeluarkan banyak uang bila ingin membelikan mainan baru untuk Si Kecil. Kini, Moms hanya perlu membeli DOREMI Thomas Minis Pack untuk mendapatkan bonus berupa Thomas Minis Toys. Satu paket DOREMI Thomas Minis Pack terdiri dari 1 pcs Shampoo Thomas No. 1 Engine 200 ml, Cologne Thomas No. 1 Engine 200 ml, dan Body Wash Thomas No.1 Engine serta bonus 1 pcs Thomas Minis Toys (random character). Ada lebih dari 100 karakter Thomas Minis Toys yang bisa dikoleksi Si Kecil lho. Buah hati Moms pasti gembira jika bisa mengoleksi semua serinya.
Oh, iya Moms. Sekarang produk DOREMI Thomas & Friends juga punya edisi limited edition berupa scented caramel popcorn. Aroma caramel popcorn pasti bikin aktivitas mandi Si Kecil makin menyenangkan, ya. Jadi, tunggu apalagi?
Yuk, segera dapatkan DOREMI Thomas Minis Pack dan ajak Si Kecil merasakan serunya mandi dengan DOREMI Thomas & Friends scented caramel popcorn.

Anak-anak biasanya punya bonding yang lebih kuat dengan ibu daripada ayah karena mayoritas ibu berperan dominan dalam merawat buah hati. Padahal, bonding dengan ayah juga sangat penting lho, Moms. Anak laki-laki harus belajar banyak hal dari sang ayah, sedangkan anak perempuan juga butuh kasih sayang dari sosok ayah. Keterlibatan ayah dalam tumbuh kembang anak akan membuat Si Kecil tumbuh menjadi lebih baik secara psikologis, sosial, maupun akademis. Jadi, Moms harus memastikan bahwa Si Kecil juga memiliki bonding erat dengan ayah, ya.
Ternyata meningkatkan bonding ayah dan anak tidak sesulit yang Moms bayangkan. Beberapa cara ini dapat dilakukan agar Si Kecil makin lengket dan sayang dengan ayah:
Mengambil Shift Malam untuk Menjaga Anak
Anak-anak usia balita biasanya memang masih terbangun di malam hari karena rewel atau lapar. Momen tersebut dapat dimanfaatkan ayah untuk meningkatkan bonding dengan Si Kecil. Alangkah lebih baik bila ayah mengambil shift malam untuk menjaga anak, terutama jika ayah tidak sibuk beraktivitas keesokan harinya. Sehingga Moms bisa menikmati quality time dengan buah hati pada pagi hingga sore hari, sedangkan ayah punya quality time bersama buah hati saat malam hari.
Meningkatkan Intensitas Skinship
Skinship adalah sentuhan yang dapat memperkuat bonding antar dua orang. Ayah sebaiknya intens melakukan skinship dengan Si Kecil pada momen yang tepat. Misalnya, bila Si Kecil menangis karena takut atau sakit, sebaiknya ayah menggendong Si Kecil sambil menenangkannya. Biarkan Si Kecil bersentuhan skin to skin sambil merasakan napas dan irama jantung ayah. Di samping itu, skinship juga dapat dilakukan dengan memijat Si Kecil menjelang tidur. Cara sederhana ini akan membuat ayah memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan buah hati.
Melibatkan Si Kecil saat Beraktivitas
Bonding yang kuat antara ayah dan anak juga dapat dibangun melalui aktivitas sehari-hari. Ayah harus berinisiatif melibatkan Si Kecil saat beraktivitas, misalnya mengajak buah hati mencuci mobil, membereskan rumah, atau berkebun bersama. Semakin sering Si Kecil beraktivitas bersama ayah, maka bonding yang terjalin pun akan semakin kuat. Si Kecil tak akan tumbuh menjadi anak yang hanya dekat dengan Moms, melainkan juga punya kedekatan yang sama dengan ayah.
Menyempatkan Waktu untuk Bertemu Si Kecil
Sesibuk apapun aktivitas ayah, jangan sampai tidak punya waktu bertemu dengan Si Kecil setiap hari. Contohnya, ayah bisa menyiapkan sedikit waktu untuk bermain atau membacakan dongeng sebelum Si Kecil tidur. Ayah juga dapat memanfaatkan waktu di pagi hari sebelum berangkat kerja untuk mengobrol dengan buah hati. Pada masa tumbuh kembangnya, buah hati pasti ingin menanyakan sesuatu atau menceritakan pengalamannya setelah beraktivitas seharian. Komunikasi singkat yang dilakukan setiap hari membuat anak yakin bahwa ayah sangat sayang dan perhatian kepadanya.
Menyisihkan Waktu untuk Jalan-Jalan Berdua
Jalan-jalan berdua dengan Si Kecil juga sangat efektif meningkatkan bonding. Ayah tidah harus mengajak Si Kecil pergi ke tempat yang jauh kok. Pergi berdua bersama ayah ke minimarket, tempat makan, atau toko buku sudah cukup untuk membuat buah hati bahagia. Bonusnya, Moms jadi punya me time sejenak untuk rileks setelah seharian beraktivitas bersama Si Kecil.
Kesimpulannya, banyak cara yang dapat dilakukan ayah untuk membangun bonding yang kuat dengan Si Kecil. Bonding yang berkualitas dengan orang tua membuat buah hati tumbuh menjadi sosok yang berbudi luhur, dewasa, dan tidak menganggap orang tua sebagai sosok asing dalam kehidupannya. Jadi best friend bagi anak bukanlah hal mustahil lho, Moms.

Beraktivitas #DiRumahAja setiap hari pasti membuat Si Kecil jadi mudah bosan. Namun, keinginan bermain di luar rumah memang harus ditunda dulu untuk mengurangi risiko terjangkit penyakit selama pandemi. Hal ini membuat Moms harus lebih kreatif mengajak anak beraktivitas di rumah supaya tak gampang bosan dan jadi rewel.
Apakah Moms mulai kewalahan mencari ide aktivitas #DiRumahAja untuk Si Kecil?
Moms bisa mencoba 5 siasat ampuh ini agar Si Kecil selalu semangat beraktivitas #DiRumahAja setiap hari:
Bermain di Kolam Renang Karet
Siasat pertama yang bisa Moms coba bersama Si Kecil di rumah adalah bermain di kolam renang karet. Cuaca yang panas tentu bikin Si Kecil gampang kegerahan. Keinginan buah hati Moms untuk berwisata di kolam renang umum akan terobati dengan bermain di kolam renang plastik. Moms hanya perlu menyiapkan kolam renang karet dan memompanya hingga mengembang secara maksimal. Bila kolam renang sudah siap, Moms tinggal mengisinya dengan air bersih hingga penuh. Kemudian, ajaklah Si Kecil bermain sepuasnya di kolam renang. Si Kecil juga bisa membawa beberapa mainan seperti bola-bola plastik, bebek-bebekan karet, dan pistol air supaya suasana bermain semakin menyenangkan.
Setelah buah hati Moms puas bermain, jangan lupa mengajaknya mandi dan mencuci rambut menggunakan sabun mandi dan shampoo DOREMI. Semua produk perawatan tubuh DOREMI terbuat dari bahan-bahan natural dan diproses secara halal. Sabun dan shampoo DOREMI efektif membersihkan tubuh Si Kecil secara maksimal serta memberikan kesegaran tahan lama. Moms jadi tak perlu khawatir dengan kebersihan tubuh buah hati usai berenang jika sudah menyiapkan sabun mandi dan shampoo DOREMI.
Mengajak Anak Melakukan Pekerjaan Rumah
Bukan rahasia lagi jika anak-anak suka meniru apapun yang dilihatnya. Hal tersebut merupakan bagian penting untuk mendukung tumbuh kembang otak anak. Kalau Si Kecil sering menirukan aktivitas Moms, maka Moms bisa mengajak anak melakukan berbagai pekerjaan rumah. Pastikan kalau pekerjaan rumah tersebut sesuai dengan usia Si Kecil, ya. Misalnya, Moms bisa mengajarkan Si Kecil yang baru berusia 4 tahun untuk menyapu rumah dan mengelap meja. Selain menjadi aktivitas baru yang menyenangkan untuk anak, melakukan pekerjaan rumah juga dapat membentuk kedisiplinan dalam diri buah hati Moms.
Berolahraga Sambil Bermain
Buah hati yang aktif bergerak sepanjang hari pasti membuat Moms kewalahan. Oleh sebab itu, Moms patut menyiasatinya dengan cara mengajak Si Kecil berolahraga sambil bermain sehingga energi Si Kecil tersalurkan secara positif. Cobalah mencari video tutorial permainan dari Youtube lalu praktikkan semua gerakannya bersama buah hati Moms. Selain itu, Moms juga bisa menyiapkan dance simulator yang dihubungkan dengan konsol game agar Si Kecil semakin bersemangat berolahraga sambil bermain.
Berkebun di Halaman Rumah
Kalau Moms hobi berkebun, Moms bisa melibatkan Si Kecil ketika melakukan aktivitas tersebut. Buah hati Moms pasti sangat gembira bila diajak berkebun di halaman rumah. Moms dapat meminta bantuan Si Kecil melakukan hal-hal sederhana, misalnya mencampur media tanam dan menanam bibit dalam pot. Tak cuma mengisi waktu luang dengan cara seru, berkebun juga bisa menjadi cara menyenangkan untuk mengenalkan Si Kecil pada berbagai jenis tanaman. Usai berkebun, jangan lupa mengajak Si Kecil mencuci tangan sampai bersih sebelum melakukan aktivitas lainnya ya, Moms.
Berkreasi dengan Lilin Mainan (Plastisin)
Satu kegiatan lagi yang bikin Si Kecil tetap gembira saat beraktivitas #DiRumahAja adalah bermain lilin mainan (plastisin). Lilin mainan merupakan media permainan yang efektif meningkatkan kreativitas dan imajinasi Si Kecil. Moms harus menyiapkan lilin mainan berkualitas yang kandungannya aman bagi kesehatan buah hati. Jika bingung menentukan bentuk-bentuk yang ingin dibuat dari lilin mainan, Moms bisa membantu Si Kecil mencari referensi Do It Yourself (DIY) di Youtube.
Dijamin deh Moms tak akan kewalahan menghadapi Si Kecil yang rewel karena bosan di rumah bila mempraktikkan 5 siasat ampuh tersebut. Yuk, luangkan waktu untuk bermain bersama Si Kecil agar tidak ketinggalan mengamati momen tumbuh kembangnya.

Rasanya bingung ya Moms kalau Si Kecil sedang mogok makan karena kurang berselera. Padahal, asupan makanan bergizi penting untuk tumbuh kembang Si Kecil. Kalau sudah demikian, Moms harus pandai-pandai menyiasatinya. Salah satu yang bisa Moms lakukan adalah mengajak Si Kecil memasak bersama.
Biasanya anak-anak lebih berselera menyantap makanan yang dibuatnya sendiri. Tiga inspirasi resep makanan bergizi nan praktis ini bisa menjadi inspirasi yang tepat untuk memasak bersama buah hati Moms di rumah:
Kebab Isi Daging dan Sayur
Bahan-Bahan:
Cara Membuat:
Sop Buah
Bahan-Bahan:
Cara Membuat:
Omelet Makaroni Brokoli Keju
Bahan-Bahan:
Cara Membuat:
Wah, ketiga resep makanan tersebut sangat praktis dan mudah dicoba bersama Si Kecil di rumah ya, Moms. Agar tidak membosankan, Moms juga bisa melakukan modifikasi resep menggunakan bahan-bahan lainnya sesuai favorit Si Kecil. Tak hanya membuat Si Kecil kembali makan dengan lahap, makan bersama juga akan mempererat bonding Moms dan buah hati.
